MENEMBUS MATA HATI

Pagi ini mentari masih misteri
terjerembab diantara pekatnya kapitalisme
padahal ingin rasanya aku menelannya kembali
agar terbakar segala keponggahan hati

Ku cari diantara awan
di dinding langit hanya ada pesan,
“Aku takkan kembali lagi”

Air mataku tumpah ruah
membanjiri lautan hati
aku membeku diantara rindu
di bawah tumpukan salju
mentari berpesan,
“Jangan mengejarku lagi”

Ku coba membalikkan bumi
semoga masih ada harapan
mentari berpesan tuk terakhir kalinya,
“Carilah penggantiku…”

Aku terhentak tak sadarkan diri
dalam kegundahan, mata hati berbisik,
“Masih banyak jalan”

7 Responses to “MENEMBUS MATA HATI”

  1. duadua

    on August 4 2009

    wah kalo hatinya sembelit,obatnya apa mas?hehehe

  2. firdaus

    on August 7 2009

    Pada awal syair diatas ada kata kapitalisme, coba dirasakan… agak berat utk sebuah syair atau puisi terutama di awal2 pembukaan.

  3. Browsing Dapat Uang

    on August 9 2009

    Makna puisi ini apa ya

  4. muaz

    on August 10 2009

    terjerembab?
    kata2nya misterius…

  5. ema-pembalut

    on August 10 2009

    mata hati ada dihati kecil kita.

  6. nova

    on August 10 2009

    seandainya semua orang mampu menembus mata hati. dunia ini akan aman. karena mata hati tidak akan pernah salah.hayo ngaku???

  7. Fauzy

    on May 3 2010

    Yach, begitulah…

Comment RSS

Silakan Beri Komentar

Name: (Required)

E-mail: (Required)

Website:

Komentar Anda Disini:


MOHON MAAF, komentar Anda akan kami tayangkan setelah kami setujui dulu.
Terima kasih.

Software Iklan Baris Massal