Tulisan ini lanjutan dari artikel saya “Sukses Bermodal Sakit Hati“. Tentu keduanya bertolak belakang. Latar belakang perasaan yang berbeda menjadi tulisan ini unik dan layak untuk Anda baca kedua-duanya.
Ada masa dimana dunia ini memang gila. Atau mungkin Anda sendiri yang gila. Tapi saya yakin, untuk sukses Anda memang harus gila sebelum zaman menggilai Anda. Gila dalam arti, pola pikir Anda tidak bisa dicerna orang biasa-biasa. Seorang calon sukses biasanya sarat cemoohan dari orang yang memiliki pola pikir biasa-biasa dalam segala hal termasuk cara pikir Anda.
Teringat 23 tahun silam saat baru menginjakkan kaki dikelas dua tsanawiyyah (SLTP), saat saya baru menyelesaikan sebuah buku dan bilang ke orang tua dan saudara di rumah ingin mengirimkannya ke penerbit biar dapat uang. Semua tertawa, “mana ada penerbit yang mau menerima tulisan dari anak bau kencur” kata mereka.
Semester I di IAIN Bandung, dengan wajah masih imut dan pakaian agak compang camping, saya menginjakkan kaki disebut penerbit ternama di Bandung membawa naskah buku karya sendiri “Gelombang Kejahatan Seks Remaja Modern” dan buku “AIDS Kado Bursa Seks Abad Modern Antara Fakta dan isyarat”. Mereka tersenyum agak sinis, komentar mereka kurang lebih, “benar nih…” kesan mempertanyakan. Buku itu ditolak dan belakangan saya terbitkan sendiri dan BEST SELLER.
Usia baru 20 tahun saat kuliah semester III. Saat itu ekonomi keluarga dibawah normal. Di tengah kebingungan itu justru saya pamer DREAMS BOOK atau buku “mimpi”. Tertera di sana gambar rumah berlantai dua lengkap dengan mobil pribadi. Gambar Masjidil Haram untuk berhaji ke sana. Dan banyak lagi. “Dasar orang gila” komentar hampir seluruh keluarga. Entah mereka sadar atau tidak karena kurang dari 15 tahun hampir 100% yang ada dalam DREAM BOOK itu jadi kenyataan.
Tidak bermaksud pamer kegilaan, tokh saya sendiri kadang merasa tidak nyaman selalu dicemooh atau dikatakan ‘kurang waras’. Tapi akhirnya saya sadar bahwa untuk sukses kita harus dipaksa sukses. Dipaksa untuk malu jika apa yang dikatakan atau dicita-citakan tidak terlaksana. Akhirnya memacu diri untuk sukses.
Memang sulit dimengerti, tapi itulah kenyataan hidup. Orang yang masa muda penuh dengan penderitaan karena harus bekerja banting tulang atau gila-gilaan belajar, dikemudian hari menjadi manusia dipuji sana-sini.
Sebaliknya mereka yang awalnya manja-manjaan bahkan terkesan bangga dengan harta orang tuanya sehingga merasa kaya dan berkecukupan, masa depannya justru tidak jelas.
Karena itu jika dimasa kini Anda selalu dikatakan gila, “belajar kok ga kenal waktu, gila kali ini orang”, kampungan, ga elit, atau sebutan lebih rendah, bisa jadi Anda akan mengalami hal sebaliknya dimasa depan.
Pepatah bilang “berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian”. Biarlah sekarang sakit karena berbekerja keras untuk hidup, tapi di masa depan mendapatkan kesenangan. Daripada sekarang leha-leha, tapi dimasa depan penuh derita.
Al-Quran sendiri mengingatkan: “Hendaklah setiap diri mempersiapkan untuk masa depannya (yang baik).” (QS. Al-Hasyr: 18).
Bagaimana dengan Anda?






AS Taufik
on October 20 2009
fokus pada kegilaan dan jangan minder dengan kata orang. gimana tuh?
download ringtone
on October 21 2009
salut….
mudah2an kesuksesannya nular ke orang lain
admin
on October 21 2009
goooooooooood…
website murah
on October 29 2009
Ass Pak Toha..masih ingat sy pak? sy Arfah,produk e-book pertama yang sy beli adlh punya Pak Toha, semestabisnis.com sekitar 1 bulan lalu. Alhamdulillah sekarang sy dah punya website sendiri,silahkan Pak siapa tahu ada waktu berkunjung ^_^. Sekarang juga sy sudah punya adsense,sudah sy pasang di website sy dlm 3 hr ini, dan alhamdulillah earning $1,31 = 796 pengunjung = 19 click…lumayanlah untuk newbi..sy mau ngucapkan terima kasih banyak Pak,semoga Pak Toha makin sukses, dan jangan lupa doakan kami juga Pak..terima kasih, wassalam
admin
on October 29 2009
Wa’alaikum salam, Selamat Pak Arfah. Setahun atau bebarapa tahun ke depan Anda jadi orang hebat di online jika terus memeperkaya diri dengan ilmu dan pengalaman.
PULSA GRATIS
on November 2 2009
Memang benar sukses berawal dari mimpi.
Terima kasih Pak Toha
wassalamualaiku salam ibnu syahreza
cahyo
on November 6 2009
nach…. gila beneer. gila di sini berarti berani berbuat walau di cemooh tapi tidak asal berbuat gila tanpa di dasari keyakinan yang sudah di pertimbangkan ,btul ga ya ..
Arsyad
on December 18 2009
Sebuah impian kecil dalam hati yang besar ditambah tekanan keluarga dan lingkungan ternyata dapat menambah kekuatan untuk mencapai impian yang besar. Salam sukses Pak Toha.
Fauzy
on May 3 2010
Dreambook’s adalah buku gilanya orang orang pelaku network marketing. Saya dulu pun memilikinya, dan sayang sekali tidak terwujud apa yang saya impikan. Namun yang jelas dengan adanya dreambook’s itu ditambah “modal sakit hati dan dendam”, saya mampu bertahan 4 tahun lebih menjalankan bisnis network marketing walau tanpa hasil materi. Jadi emang kekuatannya luar biasa dan saya merasakannya. Dan dreambook’s ini saya rasa bisa juga digunakan untuk bisnis konvensional/ offline maupun online agar kita mempunyai sasaran emosional. Tul nggak kang Toha? Rasakan bedanya!.