Seorang murid bertanya pada gurunya, “Guru, apa yang harus kulakukan agar aku menjadi pemenang dalam kehidupan ini, bukan seorang pecundang?”

Sang guru menjawab, “Pelajari perbedaan antara keduanya.

Jika pecundang selalu jadi bagian dari masalah,
Pemenang selalu jadi bagian dari solusi.

Jika pecundang akan selalu punya alasan,
Pemenang akan selalu punya program.

Jika pecundang berkata, Itu bukan pekerjaanku.
Pemenang akan berkata, Biar aku yang mengerjakan itu.

Jika pecundang melihat persoalan dari setiap jawaban,
Pemenang melihat jawaban dari setiap persoalan

jika pecundang melihat kesalahan dari setiap kebaikan,
Pemenang melihat kebaikan dari setiap kesalahan

jika pecundang berkata, Itu mungkin untuk dikerjakan, tapi sulit.
Pemenang akan berkata, Itu sulit, tapi mungkin untuk dikerjakan.

Kalau kau mau melakukan seluruh ciri-ciri pemenang, Kaulah yang akan jadi pemenang.”

7 Responses to “Realitas Hidup Antara Pemenang dan Pecundang”

  1. Luqman

    on November 16 2009

    P’ toha ini sam luqman orang sindangreret asli saya ingin bertemu langsung jeng patoha besok, penasaran pingin tahucara bisnis di internet memakai panduan FormulaBisnis.com tks

  2. belajar buat web

    on December 28 2009

    wah bagus neh artikelnya…

  3. Kadir

    on December 31 2009

    Luar biasa…..
    semangat and senoga motivasinya bnar-benar bermanfaat….!

    Kadir, 085 320 230 299

  4. BLOG BISNIS|TRIK SULAP|KESEHATAN

    on January 2 2010

    Pecundang akan selalu malu di setiap kesalahan yang terungkap.Dan pemenang,akan tetap tabah dalam menghadapi persoalan serta dengan kepala dingin.

  5. El-Qolam

    on January 2 2010

    Artikelnya bagus banget. membuat aku termotivasi untuk meraih sukses

  6. Fauzy

    on May 2 2010

    Pecundang akan selalu fokus pada alasan, bukan pada masalahnya.
    Sementara pemenang akan selalu fokus pada solusi bukan pada masalahnya.
    Kira kira kesimpulannya begitu ya kang…

  7. Kasha Theam

    on December 3 2010

    When reading this site I realised that there are more problems that need writing about. So maybe I will open my own website. Thanks for opening my eyes!

Comment RSS

Silakan Beri Komentar

Name: (Required)

E-mail: (Required)

Website:

Komentar Anda Disini:


MOHON MAAF, komentar Anda akan kami tayangkan setelah kami setujui dulu.
Terima kasih.