Negara agamis tidak menjamin bebas dari pornografi. Bahkan negara mayoritas Islam paling porno menurut saya adalah Indonesia. Coba tengok tayangan televisi atau media cetak sarat dengan pesta lendir. Pamer paha dan dada (maaf) menjadi pemandangan sehari-hari.

Tubuh wanita menjadi komoditas masif dalam industri media Indonesia. Tak ada buka-bukaan sepertinya ga asyik.  Ruang pribadi sudah melanglang buana di atas pentas (ruang publik), bahkan dianggap hal yang wajar. Ironis memang. Padahal sebuah peradaban akan muncul manakala manusia kembali pada jati dirinya sebagai manusia, bukan sebagai binatang.

Di dunia maya lebih parah lagi. Rating situs-situs porno mengalahkan situs-situs bisnis sekalipun. istilah-istilah seperti; (maaf)  bokep, bogel, perek, ML, pecun, meki, toket, dan lain-lain menjadi bahasa  sehari-hari. Parahnya lagi, sebagian pelaku bisnis memanfaatkan hal ini untuk meraup keuntungan sebanyak-banyaknya. Perilaku menghalalkan segala cara ini telah nyata merusak tatanan kehidupan. Apapun agama dan budaya sosial manapun nampaknya sepakat, ini adalah prilaku yang melampaui batas kewajaran.

Sementara itu, pemerintah yang diharapkan menjadi payung bagi keselamatan mental rakyatnya, malah seperti macan ompong yang hanya mampu mengaum tanpa bisa berbuat banyak.

Akhirnya saya berharap adanya langkah konkrit dari rekan-rekan online untuk tidak mentolelir keberadaan pornografi ini. Hiduplah secara manusiawi. Jika tidak, mungkin kita bisa lebih sesat dari binatang itu sendiri

“Terangkanlah kepadaku tentang orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai Tuhannya. Maka apakah kamu dapat menjadi pemelihara atasnya? Atau apakah kamu mengira bahwa kebanyakan mereka itu mendengar atau memahami. Mereka itu tidak lain, hanyalah seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat daripada binatang ternak.” (QS. Al-Furqon : 43-44)

(Toha Nasrudin)

Jika Anda merasa bahwa artikel nini penting diketahui rekan rekan Anda di facebook, silakan klik disini

STOP PRESS: Posting ini sempat terhapus secara tidak sengaja di ruang admin. Akibatnya puluhan komentar pembaca ikut terhapus. Saya tampilkan kembali postingan dan komentar Anda  (secara manual). Mohon maaf jika ada kesalahan penulisan nama. Terima kasih dan mohon maaf.

31 Responses to “Inilah Wajah Porno Indonesia”

  1. Inda

    on January 24 2010

    Memprihatinkan memang….perilaku manusia lebih hina dari binatang, jangan heran kalau bencana sering datang bertubi-tubi…

  2. Abdul

    on January 24 2010

    Manusia adalah makhluk ciptaan Allah yang paling baik, tapi kemudian ia jatuh terhina (karena perbuatannya) di tempat yang sangat rendah. Kecuali mereka yang teguh dengan komitmen keimanannya dan selalu berbuat baik (menurut Allah dan Rasul-Nya). Persoalannya sekarang bagaimana cara memelihara keteguhan iman dan terus-menerus berbuat baik (kebajikan)?
    Jawabannya, mari kita kembali kepada fitrah diri sebag????anusia, kemudian bimbing dan kembangkan fitrah diri dengan lentera ilahi (wahyu) yang dibawa oleh para rasul-Nya. Dengan demikian kita dapat menyinari diri sendiri dan menyinari semua yang ada di sekitar kita dengan kebaikan.

  3. Sunaryo

    on January 24 2010

    rasanya malu..jika kita dikatakan negara muslim terbesar namun justru terbesar pula dalam mengkonsumsi situs porno…ajakan kang toha (saya punya buku-buku beliau)….harus kita sambut baik. mulai dari diri sendiri, mulai dari hal terkecil. sepakaat.

  4. Sofyan Sauri

    on January 24 2010

    Menurut saya yang paling berperan “mengembangkan” pornografi itu adalah dunia entertainment dan media, baik cetak, elektronik, dll. Tapi, yang terpenting orangtua wajib berperan mendidik anak-anaknya, agar tidak terjerumus dan selamat dunia-akhirat. Amin!

  5. Naina

    on January 24 2010

    Ya Allah…semoga ada perubahan ke arah yang lebih baik di negeri ini.

  6. Den Hanafi

    on January 24 2010

    seni atau kreatifitas kadang suka menjadi kedok pornografi…!! aaah.Racuuuuun.

  7. Sri

    on January 24 2010

    Itulah salah satu dampak negatif kemajuan teknologi. Kita secara bersama-sama harus mencarikan jalan keluar agar bangsa ini tidak terjerumus ke dalam lembah kemaksiatan.Dasar agama dalam keluarga harus kuat.

  8. Mulhan

    on January 24 2010

    yaaahhh…inilah gambaran indonesia….

  9. Mujib

    on January 24 2010

    Bukan hanya Indonesia–sebagai negara mayoritas muslim– yang kaya dengan pornografi. Negara mayoritas non muslim–yang juga memiliki aturan hampir sama dengan agama muslim menyangkut porno-pornoan, tetapi juga jauh lebih banyak jumlah tontonan porno dan pelaku porno.
    Amerika bukanlah negara komunis, tetapi Amerika mayoritas penduduknya beragama. Tetapi pornografi sudah tidak tabu????apa bilang, soal etika pornografi hanya milik orang-orang muslim dan orang timur-timur, seperti Indonesia.
    Orang barat mestinya punya itu, tetapi sudah tergerus oleh kuatnya himpitan media yang sering mempertontonkan barang-barang maksiat itu. Akhirnya hal yang tidak lumrah menjadi biasa dan kemudian bergeser pemahaman menjadi nama “budaya”
    Kang Toha, sebenarnya aku sudah bergelut hampir 10 tahun di media. Tetapi lagi-lagi berpulang kepada orangnya dan wartawannya.
    Tetapi saya sepakat, ranah Indone????sudah terinfeksi penyakit “pornografi”. Kalau belajar dari sejarah masa para Nabi, tentu itu bukanlah hal asing. Tetapi itulah kebesaran Allah. Allah kemudian mengutus hambanya untuk meluruskan perbuatan yang sudah tidak cocok dengan tatakrama manusia.
    Bahkan cerita tentang homoseksual juga banyak dikupas pada masa itu. Tetapi akhirnya, mereka habis dan kemudian muncul lagi dalam kurun sekian tahun.
    Maksiat dan ketaatan ibarat gelombang laut, yang silih berganti berada di atas, bergantian muncul. Te????ang maksiat sedang menggelembung dan ketaatan melempem atau sebaliknya. “Al imanu yazidu wayangkus,”.

    Wassalam

    Salam hormat dan kenal saya kepada Kang Toha.
    Saya tidak beda-beda jauh dengan latar belakang Kang Toha. Saya juga dari IAIN, bedanya saya bergelut di bidang jurnalistik. Saya salut dan angkat topi dengan profesi anda. Kalau perlu saya akan berguru…untuk membuat terobosan membuat buku. Saya sudah lama memimpikan menjadi penulis buku. Tetapi lagi-lagi alasan waktu yang belum bisa

  10. Fambo

    on January 24 2010

    Sok suci lo…….

  11. Yoze

    on January 24 2010

    bener banget tuh,, wanita indonesia hanya jadi komoditas mesin pencari uang dengan mengatas namakan kebebasan berekspresi terkadang malah bilang “jangan halangin gue, ni hak azazi gue sebagai wanita untuk bebas berkarya

  12. Beni Martin

    on January 24 2010

    jangan menghina bangsa ini, lihat kerukunan antar umatnya dulu, apakah sedikit nilainya dibanding negara lain, minimal coba anda lihat negara2 di asia, bagaimana perlakuan terhadap minoritas.
    tapi berilah solusi untuk masalah yang anda sebutkan, sudahkah anda survey negara lain, memang kita mayoritas tapi bukan negara agama jadi sesuai dengan hukum2 yang diterapkan di negara ini, masalah pamer paha dsb adalah sebuah ke????han untuk itu orang2 kritis sperti anda dibutuhkan untuk mencari solusi bukan hanya menghina saja. lihatlah turki osmania dulu runtuh kenapa apakah karena mayoritas islam? itu dulu kilafah, tapi karena penerapan ajaran islam dengan cara yang salah, dan buruknya pemahaman islam.
    ingat Islam akan jaya bila diterapkan dengan cara2 yang diajarkan Rasullah Muhammad SAW..
    jangan mudah terpedaya dengan ajakan orang2 yang mengaku sudah mengamalkan assunnah tapi jika kita teliti ternyata bertentangan dengan as????h itu sendiri.
    islam tidak pernah mengajarkan umatnya untuk menghina tapi berdiri memberi solusi untuk umat.
    wallahualam

  13. Even

    on January 24 2010

    Assalamualaikum

    Pak,negara Indonesia negara agamis tetapi tidak menerapkan hukum syariah.Indonesia menggunakan hukum manusia yang mana manusia tidak bisa adil dan bijak sehingga hukum menguntungkan hanya bagi kalangan tertentu.Hukum syariah benar-benar hukum yang melindungi seluruh umat manusia.Contoh:hukum rajam buat wanita berzina.hukum tersebut baik untuk wanita lain sebagai contoh hukuman bagi wanita berzina di dunia saja dira????bagaimana di akhirat nanti???Wallahualam..Bangsa indonesia harus mencontoh malaysia dimana menerapkan syariah walaupun belum sepenuhnya tetapi kehidupan mereka lebih baik daripada kita.

  14. Zudi Setiawan

    on January 24 2010

    iya benar pak…Semoga saja ada kita tdk terpengaruh dgn hal itu, karena kita memang lebih kuat. Silahkan mau disodori tayangan porno model apapun kita tetap bisa bertahan.. karena memang inilah dampak dari perkembangan zaman yg serba aneh dan memang itulah yang harus terjadi. Semuanya sudah diatur oleh Allah subhanahu wa ta’ala…

  15. Banget

    on January 24 2010

    saya pikir ada salah persepsi dari para pembaca. menurut saya, Pak Toha tidak mengatakan Islam yg berpornografi. beliau hanya menggunakan bahasa lain dari kata “Indonesia” yakni, negara Islam karena itulah sebutan yang sudah saya dengar dari sejak duduk di bangku SD.
    namun karena teman2 komentator menarik kesimpulan meskipun jadi rancu, yakni menjadi Islam dan Pornografi, maka saya jadi????tan nimbrung.
    1. Anti pornografi diterbitkan karena haram dari sudut pandang agama Islam (MUI)dan selalu membuat komparasi yang tidak sehat dengan dunia barat (yg di mata publik mayoritas Kristen). mungkinkah Individu yang berada di bawah payung MUI tidak pernah menonton hal-hal yang berbau pornografi???
    2. Yang salah bukan dari asalnya sebagai agama apa dan bangsa apa. tapi pada hakekatnya, tergantung pada pribadi masing2.
    3. memerangi pornografi sebenarnya bukan dengan membuat undang2 yang serba ke???? sebab diasumsikan bahwa perturan ada untuk dilanggar. karena itu, teori pendekatan sangat penting. mari belajar untuk mendengarkan, jangan terpaku untuk menjadi orang hebat yg menzolimi dan mengadili.
    thx…

  16. Wibowo

    on January 24 2010

    Ya itulah Indonesia yang semuanya ada disini, berbeda-beda namun tetap Indonesia hahaha

  17. Aaronanin

    on January 24 2010

    tapi keyword porno sering digunakan oleh blogger buat meningkatkan traffik, meski isinya ga ada yang porno, hehe

  18. Viki

    on January 24 2010

    memang mengiris hati bila melihat kondisi indonesia yang mayoritas muslim dengan kondisi seperti itu. satu berbuat salah semua orang menanggungnya. satu berbuat maksiat nama islam dipertaruhkan

    kita hanya bisa berdakwah tanpa henti memerangi kemaksiatan yang semakin merajalela. Itu jalan satu2nya untuk memperbaiki akhlak saudara kita yang masih belum paham agama

    semoga kita bisa b????ja sama merenda tali dakwah demi membumikan kalimat Allohuakbar

    salam ukhuwah

    viki kurdiansyah
    inspiring trainer
    http://www.tips-indonesia.com
    http://www.outboundindonesia.com

  19. Zester

    on January 24 2010

    bagus…

  20. Syamsudin Kadir

    on January 24 2010

    Tuntaskan perubahan: Basmi Pornografi….
    Rajin-rajin membaca, menulis dan diskusi.

    Baca buku,

    Merekayasa Masa Depan: Sebuah Refleksi Untuk Aksi

    Karya: Syamsudin Kadir

  21. burhan Amir

    on January 24 2010

    sugoi !! kayakx, indonesia mau ngalahin Jepang, ya?
    ck..ck..ck. Ganbatte !!!!

  22. Mafruhah

    on January 24 2010

    Makanya saya dukung Indonesia jadi negara SYARIAH ISLAM yang berasas ISLAM sebagai “asas terbuka” kepada pemeluk agama lain untuk tinggal jadi WNI yang dilindungi selagi mereka KAFIR DZIMMI. Seperti ketika dicetuskan PIAGAM MADINAH oleh Nabi Muhammad ketika di Madinah.
    Saya setuju PIAGAM JAKARTA diberlakukan kembali.
    Dengan syariat Islam ini, pornografi akan ditindak secara tegas. Ini lebih baik darip????makan dosa setiap nonton acara hiburan.
    Saya setuju RUU APP disahkan, toh Islam melindungi hak orang lain yang tidak mau melihat aurat orang lain, melindungi aurat orang lain dari bahaya.

  23. admin

    on January 24 2010

    Saya ucapkan banyak terima kasih atas berbagai komentar rekan-rekan. Mohon maaf tidak bisa menanggapi satu persatu.

  24. ismoyo wisnubroto

    on January 26 2010

    memang, perubahan ataupun perkembangan jaman saat ini begitu cepat kita tidak bisa berprediksi hanya bisa melihat arah kemana perubahan itu, dan tentunya kita bisa memilah dan bisa mengikuti jalan perubahan yang bisa membawa rasa nyaman untuk kita bawa dan kita pertanggung jawabkan dihadapanNya…

  25. Hotman Simanjuntak Parulian

    on January 27 2010

    apa yg kau katakan ada benarnya kawan.

  26. Garcon

    on January 28 2010

    ya itulah.. sekarang kita bisa melihat semua ta, dah jelas buktinya, dah bisa membedakan..

    masa pada ndak bisa mengambil hikmah?? (inget tingkatan hidup yang tinggi adalah hikmah ta)

    inilah tanda-tanda bahwa sebenarnya Islam sudah terpuruk. kalau dibilang akhir zaman, emang. apa coba yang masih bisa dibanggakan? hanya tinggal konsepnya aja kn? aplikasinya di kehidupan manusia ndak ada. pada kalau kita liat alam semesta udah pada tunduk lho sama aturanNya. makanya wajar kalau alam berontak, karena sebenarnya manusia kan bagian dari alam yang seharusnya tunduk-patuh sama aturanNya juga.

    ok, sekarang pada mau ndak kembali kepada aturannya. kalau ya gampang aja ta, pasti akan dibinasakan seperti sunahNya.

    dan ngak lama lagi lho, kebangkitannya. sekarang tinggal sampeyan pada mau ikut apa tidak.
    back to yourself….

  27. daniroh

    on February 25 2010

    gerak konkret qt menurut antum seperti apa pak ?

  28. Didiet

    on March 9 2010

    Pak toha seperti jengis khan yang coba mendefinisikan moral… keliatan nya seperti prihatin tapi pak toha memanfaatkan keyword lendir untuk menambah visitor… muna

  29. admin

    on March 9 2010

    Terima kasih. Anda nampaknya cerdas semoga cerdas pula EQ dan SQ Anda… Amien…

  30. Fauzy

    on March 17 2010

    Semuanya bermula dari diri kita masing masing.

  31. outbound malang

    on June 20 2011

    Mantap pak, senang sekali saya baca artikel anda. Salam kenal :)

Comment RSS

Silakan Beri Komentar

Name: (Required)

E-mail: (Required)

Website:

Komentar Anda Disini:


MOHON MAAF, komentar Anda akan kami tayangkan setelah kami setujui dulu.
Terima kasih.