Kalian bis
a membakar masjid kami, rumah kami dan sekolah kami
Tapi sem
angat kami tidak akan pernah mati
Kami
tidak akan menyerah

Saya menyebut Palestina sebagai Tanah Surga, karena cucuran air mata, simbahan darah dari tubuh yang terkoyak itu, justru mengharumkan tanah Palestina dengan wangi surge para syuhada. Jika anda tidak setuju, anggap saja tanah Palestina adalah halaman surga, karena begitu dekatnya para syuhada dengan surga.

Yang ada di sana bukan hanya gedung yang luluh lantak, lubang-lubang bekas bom dan peluru meriam, juga kuburan yang masih merah. Penulis juga menemukan tragedi yang lebih mendalam. Wilayah Gaza adalah penjara besar di dunia yang mengurung 1,6 juta warga penghuninya. Sekeliling Jalur Gaza seluas 360 kilometer persegi itu, dipagar dan dijaga ketat tentara Israel. Laut Mediterania, yang menghubungkan Gaza dengan dunia luar pun diblokir Israel. Kapal Mavi Marmara, yang membawa relawan untuk membantu rakyat Gaza akhirnya diserang militer Israel.

Tragedi kemanusiaan tak terhindarkan. Makanan, obat-obatan, hingga minyak sangat terbatas. Bayi-bayi lahir dengan minim pertolongan. Penghangat ruangan tak berfungsi dalam balutan musim dingin yang menggigit. Jalanan lengang karena mobil tak ada bensin. Banyak yang harus bergantung pada moda transportasi primitif: kereta yang ditarik keledai. Desing peluru serta ledakan mortar dan bom dapat terjadi setiap saat. Di bawah sana, ‘lorong-lorong tikus’ yang gelap menjadi satu-satunya harapan hidup lewat barang-barang selundupan.

Banyak masyarakat dunia, terutama Relawan Kemanusiaan yang ingin datang ke Gaza, termasuk dari Indonesia. Dari berbagai negara, suku, bangsa bahkan agama, ingin datang ke Gaza memberikan bantuan secara langsung, memberikan makanan, dana, obat-obatan, peralatan medis dan yang lainnya yang dibutuhkan masyarakat di sana.

Buku ini mengisahkan secara lengkap dan sangat dramatis kondisi gaza sesungguhnya. Ditulis oleh perempuan pertama dari indonesia yang langsung datang ke gaza bersama rombongan kemanusiaan lainnya.

Buku ini diterbitkan sebagai upama menggalang dana untuk gaza karena hampir seluruh hasil penjualan buku ini disumbangkan untuk masyarakat gaza khususnya dan Palestina umumnya.

Bagi Anda yang berminat mendapatkan buku ini, dapat menghubungi penerbit

BP School of Writing, Menara Salemba lt.7 Jl. Salemba Raya No. 5 Jakarta Pusat 10440. Atau menghubungi Bapak Irfan Hasan di 08129938625.

STOP PRESS: Silakan sebarkan artikel yang penting ini untuk diketahui rekan rekan Anda di facebook, klik disini


2 Responses to “Rakyat Gaza Sedang Menderita!!!”

  1. chairulsamsi

    on October 6 2011

    rakyat palestina butuh uluran tangan kita

  2. alhuda

    on October 16 2011

    saya setuju sekali palestina benar-benar menjadi tanah surga…suasana dan kondisi di palestina menumbuhkan dan membuat subur ruhul jihad yang begitu kuatnya…

Comment RSS

Silakan Beri Komentar

Name: (Required)

E-mail: (Required)

Website:

Komentar Anda Disini:


MOHON MAAF, komentar Anda akan kami tayangkan setelah kami setujui dulu.
Terima kasih.


 


LinkDock.com You found linkdock.com, so will your customers. It's a great label for your website and will help you define your identity on the Web.