Seorang teman lama tiba-tiba datang dengan segudang masalah yang dialaminya. Keluhannya hingga menghabiskan lebih dari satu jam waktu saya. Kebetulan waktu itu lagi senggang lagi pula teman akrab dulu, jadi saya layani. Problem yang dihadapi untuk dia mungkin sangat berat, tapi bagi saya itu masalah klasik dan umum terjadi.

Dia mengeluhkan kehidupannya yang tidak beranjak bahkan semakin amburadul saja. Padalah terjun diberbagai bisnis dilakoninya semenjak kuliah. Dari mulai bisnis jaringan (MLM), makelar property, bisnis online, hingga coba-coba berdagang. Tapi semua yang dilakoninya hanya sampai perut saja, sementara untuk yang lainnya bahkan kebutuhan rumah tangga sungguh pahit. Saat ini benar-benar terpuruk, nyaris tidak ada aktivitas bisnis yang dilakoninya. Yang tersisa hanya utang yang kian menumpuk dan siap menenggelamkan kehidupannya.

Tapi ketika saya tanya tentang bisnis, dia seperti memahami banyak hal. Dia pandai mempresentasikan banyak bisnis dengan baik. Ide-idenya bahkan tergolong bagus. Dia bahkan memahami banyak perusahaan bisnis jaringan (MLM) yang pernah dilakoninya. Dia juga sepertinya faham jalur perbankkan. Hmmm…. Terkesan kontras dengan kondisinya saat ini.

Setelah puas memaparkan semuanya, sampai pada pertanyaan, “kenapa kondisi saya seperti ini dan apa yang salah dengan saya?” Pertanyaan yang nyaris menumpahkan air matanya. Saya hanya tersenyum saja, pasalnya yang datang dengan kondisi seperti ini sudah banyak bahkan mungkin ratusan.

Setelah diberi sedikit ilmu tentang hidup dan bisnis, perubahannya cukup drastis. Sikap optimisme selau terpacar. Hanya dalam dua bulan, mulai berpenghasilan. Setengah tahun terlihat seperti OKB (orang kaya baru). “Saya seperti dilahirkan kembali, makasih” katanya, sambil memeluk erat.

Kenapa keterpuruka itu terjadi? Berkaca dari kisah teman saya di atas, diantara factor umum kegagalan karir bisnis seseorang adalah TERLALU BANYAK IDE BAIK YANG JUSTRU MENEGGELAMKANNYA. Sengaja saya tulis besar, biar lebih ngeh…

Pernahkah Anda mendapat tawaran-tawaran bisnis hebat baik di dunia nyata atau maya dengan promosi GOMBAL bahkan disertai dengan pelatihan, seminar, work shop, dan sejennisnya. Kemudian orang berjubel dan seperti kesetanan. Ketika datang ide bisnis lain, dan lagi…lagi..lagi. Anda pun mungkin mengejarnya terus dan terus…

Salahkan Anda. TIDAK. Sah-sah saja orang mau melakukan apapun. Tapi jika bicara bisnis masa depan, itu SALAH BESAR. Seorang pebisnis sejati tidak akan keluar dari fitrah. Bisnis apapun (sekali lagi; apapun) memberikan apapun yang Anda inginkan jika Anda memperlakukannya secara fitrah, bukan dengan cara instant. Jadi tukang ngumpulin rongsokan pabrik saja orang bisa kaya, apalagi bisnis lain seperti di dunia jurnalistik atau penerbitan buku.

Jika Anda melihat matahari terbit dari timur dan tenggelam dibarat secata perlahan. Itulah fitrah. Lihat anak kecil dan tumbuh perlahan hingga jadi besar. Itulah Fitrah. Allah Swt memberikan lebih banyak ilustrasi fitrah dalam Al-Quran. Idealnya seperti itulah bisnis. Lakukan secara perlahan, terus belajar, focus pada satu ide dulu, jalani secara professional. ANDA SUKSES.

Bisnis yang dilakukan secara instant; ingin cepat besar seketika dengan kemampuan minimal, cepat lari hanya karena masalah sepele, kemudian berlari ke ide lain..terus dan terus…. Anda seperti mengejar bayangan yang takkan ada ujungnya. Persis seperti kisah teman saya di atas.

Intinya jika Anda ingin BESAR, pilih ide bisnis yang menurut Anda cocok, kemudian focus dan tidak berpaling ke lain hati, niscaya Anda sudah menemukan hidup Anda. Dengan SATU IDE pun sebenarnya cukup membikin hidup Anda lebih hidup.

Andai saja Anda ingin melakukan banyak bisnis dan investasi diluar jalur bisnis Anda, silakan saja jika sudah memiliki ‘pohon besar’ yang meopang hidup Anda. Toh gagal pun tidak masalah karena Anda sudah besar.

Tapi biasanya, seseorang yang sukses di suatu bisnis, dia akan sukses juga dibisnis lain karena ilmu dan pengalamannya. Tapi jika belum besar, focuslah pada satu ide yang membuat hidup Anda begitu nyata.

Hmmm….. kaya itu ternyata enak, lezat, dan gurih. Mau…..?

STOP PRESS: Silakan sebarkan artikel yang penting ini untuk diketahui rekan rekan Anda di facebook, klik disini

4 Responses to “Terlalu banyak Ide Baik Justru Tidak Baik”

  1. belajar bisnis

    on December 19 2011

    setuju sekali dengan artikel di atas…
    fokus pada satu ide, nikmati prosesnya, Insya Allah kesuksesan menanti kita…

  2. biojanna

    on January 2 2012

    Menarik, sangat Menarik Artikel dan Tipsnya. boleh dicoba. salam sukses

  3. biojanna

    on January 2 2012

    cemerlang Postingan dan Infonya.boleh dicoba. ditunggu info berikutnya. Terimaksih

  4. alhuda

    on January 24 2012

    “Intinya jika Anda ingin BESAR, pilih ide bisnis yang menurut Anda cocok, kemudian FOCUS dan tidak berpaling ke lain hati, niscaya Anda sudah menemukan hidup Anda. Dengan SATU IDE pun sebenarnya cukup membikin hidup Anda lebih hidup…Tapi jika belum besar, focuslah pada satu ide yang membuat hidup Anda begitu nyata.”
    ya betul kang kata kuncinya FOCUS dulu pada satu hingga dia besar dan mencukupi hidup anda baru bisa beralih ke bisnis yang lain….makasih kang artikelnya yg begitu inspiratif..

Comment RSS

Silakan Beri Komentar

Name: (Required)

E-mail: (Required)

Website:

Komentar Anda Disini:


MOHON MAAF, komentar Anda akan kami tayangkan setelah kami setujui dulu.
Terima kasih.


 


LinkDock.com You found linkdock.com, so will your customers. It's a great label for your website and will help you define your identity on the Web.