<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Tertipu Pelatihan Menulis</title>
	<atom:link href="http://www.tohanasrudin.com/2011/12/25/tertipu-pelatihan-menulis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.tohanasrudin.com/2011/12/25/tertipu-pelatihan-menulis/</link>
	<description></description>
	<pubDate>Sun, 20 May 2012 06:06:57 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7.1</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: alhuda</title>
		<link>http://www.tohanasrudin.com/2011/12/25/tertipu-pelatihan-menulis/comment-page-1/#comment-2383</link>
		<dc:creator>alhuda</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Jan 2012 07:07:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.tohanasrudin.com/?p=1161#comment-2383</guid>
		<description>ya betul kang 'Pelatihan Menulis' jangan hanya sarana mengeruk uang aja,bisnis doang tapi kualitas pelatihannya diabaikan...Betul yg akang sebutkan "Pelatihan pun tidak cukup dengan bicara saja, peserta dituntun langsung bagaimana mempraktekkan semua itu. Selanjutnya mentor bersedia menerima konsultasi jika dalam perjalannnya peserta mendapat kendala. Mentor jangan merasa cukup bicara dalam satu pertemuan, tapi memiliki tanggung jawab moral membantu hingga peserta mempu meraih cita-citanya", sukses selalu kang...mari kita ciptakan pelatihan yang berkualitas....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ya betul kang &#8216;Pelatihan Menulis&#8217; jangan hanya sarana mengeruk uang aja,bisnis doang tapi kualitas pelatihannya diabaikan&#8230;Betul yg akang sebutkan &#8220;Pelatihan pun tidak cukup dengan bicara saja, peserta dituntun langsung bagaimana mempraktekkan semua itu. Selanjutnya mentor bersedia menerima konsultasi jika dalam perjalannnya peserta mendapat kendala. Mentor jangan merasa cukup bicara dalam satu pertemuan, tapi memiliki tanggung jawab moral membantu hingga peserta mempu meraih cita-citanya&#8221;, sukses selalu kang&#8230;mari kita ciptakan pelatihan yang berkualitas&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: admin</title>
		<link>http://www.tohanasrudin.com/2011/12/25/tertipu-pelatihan-menulis/comment-page-1/#comment-2373</link>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Dec 2011 07:54:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.tohanasrudin.com/?p=1161#comment-2373</guid>
		<description>Terima kasih Pak, insya Allah tahun 2012 saya akan menyempatkan waktu memberikan training lengkap, untuk yang siap berjuang</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terima kasih Pak, insya Allah tahun 2012 saya akan menyempatkan waktu memberikan training lengkap, untuk yang siap berjuang</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Khazanah Intelektual</title>
		<link>http://www.tohanasrudin.com/2011/12/25/tertipu-pelatihan-menulis/comment-page-1/#comment-2372</link>
		<dc:creator>Khazanah Intelektual</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Dec 2011 10:38:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.tohanasrudin.com/?p=1161#comment-2372</guid>
		<description>Memang sekarang bejibun tempat-tempat pelatihan menulis yang menamakan diri sesumbar setinggi gunung... dengan embel-embel kualitas dengan bahasa yang begitu bombastis... namun kenytaan dilapangan nol besar... menulis butuh proses tidak sekedar sim salabin mencuat langsung jadi penulis terkenal, harus melalui step by step... karena peulis sejati terlahir dari sebuah liku-liku perjuangan yang cukup panjang... menulis tidak sekedar kebetulan alias coba-coba, namun harus ditekuni dan dicintai karena dengan dua hal ini sudah tentu kita siap dengan segala kemungkinan yang bakal terjadi... salm calon penulis masa depan

sarjoni
Admin Quntum media press</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Memang sekarang bejibun tempat-tempat pelatihan menulis yang menamakan diri sesumbar setinggi gunung&#8230; dengan embel-embel kualitas dengan bahasa yang begitu bombastis&#8230; namun kenytaan dilapangan nol besar&#8230; menulis butuh proses tidak sekedar sim salabin mencuat langsung jadi penulis terkenal, harus melalui step by step&#8230; karena peulis sejati terlahir dari sebuah liku-liku perjuangan yang cukup panjang&#8230; menulis tidak sekedar kebetulan alias coba-coba, namun harus ditekuni dan dicintai karena dengan dua hal ini sudah tentu kita siap dengan segala kemungkinan yang bakal terjadi&#8230; salm calon penulis masa depan</p>
<p>sarjoni<br />
Admin Quntum media press</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

