Semua Posting Kategori Motivasi Sukses category


Saya akan coba mengurai sejumlah penyebab kegagalan menjadi penulis. Dalam bidang apa pun kegagalan adalah jenis makhluk yang bikin tidak enak bagi yang menjalaninya. Kita perhatikan dan kenali 7 sebab kegagalan dalam proses olah tulis menulis.

1. Belajar Teori Saja
Aa Gym sering mengingatkan, “satu langkah bukti nyata, lebih baik daripada seribu teori”. Saya setuju dengan apa yang dikemukakan Aa Gym.

Prestasi apa yang dapat dihasilkan oleh generasi, yang cuma berhenti sampai tingkat teori saja. Dalam olah tulis menulis, betapa banyak jebolan perguruan tinggi, ditambah alumni kursus-kursus pelatihan menulis atau mengarang, tapi tidak pernah mampu menyelesaikan barang sejudul pun.

…..BACA SELENGKAPNYA… »

Petarung sejati tidak pernah dilahirkan, tapi diciptakan. Kadang saya gerah dengan begitu banyaknya promosi yang tidak masuk akal, mencoba membawa costumer pada nuansa yang serba instant. Pada gulirannya bukannya memberikan pendidikan tapi justru menjerumuskan. …..BACA SELENGKAPNYA… »

Seorang teman lama tiba-tiba datang dengan segudang masalah yang dialaminya. Keluhannya hingga menghabiskan lebih dari satu jam waktu saya. Kebetulan waktu itu lagi senggang lagi pula teman akrab dulu, jadi saya layani. Problem yang dihadapi untuk dia mungkin sangat berat, tapi bagi saya itu masalah klasik dan umum terjadi.

Dia mengeluhkan kehidupannya yang tidak beranjak bahkan semakin amburadul saja. Padalah terjun diberbagai bisnis dilakoninya semenjak kuliah. Dari mulai bisnis jaringan (MLM), makelar property, bisnis online, hingga coba-coba berdagang. Tapi semua yang dilakoninya hanya sampai perut saja, sementara untuk yang lainnya bahkan kebutuhan rumah tangga sungguh pahit. Saat ini benar-benar terpuruk, nyaris tidak ada aktivitas bisnis yang dilakoninya. Yang tersisa hanya utang yang kian menumpuk dan siap menenggelamkan kehidupannya.

…..BACA SELENGKAPNYA… »

Apapun yang Anda lihat adalah uang; mata, rambut, hidung, dan ribuan lainnya yang akrab di mata Anda sehari-hari. Rambut misalnya, entah berapa trilyun uang beredar hanya seputar rambut. Dari omzet tukang cukup hingga pemilik pabrik sisir.

Tapi tahukan Anda sebagian besar manusia hanya memandangnya sebagai sampah saja. Ibarat “tikus mati di lumbung padi”, tak sedikit yang mengeluh karena minimnya lapangan pekerjaan bahkan banyak yang hingga kelaparan, padahal disekelilingnya begitu banyak hal yang berpotensi jadi uang. …..BACA SELENGKAPNYA… »

Kemandirian perempuan dalam membangun bisnis bisa dibuktikan oleh kaum ibu. Salah satunya dengan mengolah sampah plastik menjadi produk Trashion. Komunitas peduli lingkungan yang kebanyakan ibu rumah tangga ini sudah berjalan sejak 2007.

Heryanti Simarmata (40) yang akrab disapa Yanti adalah penggagas ide pengolahan sampah plastik dari limbah rumah tangga. Dengan mengajak para ibu rumah tangga yang tinggal di kawasan Pasar Minggu, Yanti mengembangkan peluang bisnis sekaligus alternatif solusi lingkungan.

…..BACA SELENGKAPNYA… »




LinkDock.com You found linkdock.com, so will your customers. It's a great label for your website and will help you define your identity on the Web.